Judul postinganku makin kayak judul lagu aja ya? Hahaha.
Yap! Hari ini, satu hari, tanggal 7, satu2nya hari yg aku minta darimu. Waktu itu, pernah terikrar dalam diri 'jika nilai bagus, tidak jadi diundur desember, kalau ada libur---aku kesana' dan ternyata? Semua sudah terpenuhi, tapi kamunya yg nggak pengen. Hehehe.
Meski tak jadi ketemu, kata 'bersama' ternyata tak mau meninggalkanku. Kemanapun aku pergi, kamu tetap bersamaku disini. Kamu tak pernah membiarkanku berjalan sendiri. Trimakasih, bintangku :)
To many mind will kill you, so does the empty mind. Don't let your heart dry! Fill it! If there is no more space in your heart, let your fingers do it on empty sketching-paper.
Sabtu, 07 Januari 2012
Jumat, 06 Januari 2012
Dew Drops
Selamat pagi dunia, selamat pagi pangeran kecil, selamat pagi cinta.
Syukurku karena sampai saat ini bumi masih menerima pijakan kaki dari seorang yg tengah berusaha untuk menopang tubuhnya sekuat tenaga.
Pagi ini sungguh istimewa. Pagi ini, dimana seharusnya dua tiket ini membawaku kesana untuk sekedar menyatakan bayang akanmu. Hahah, aku hanya mendapati senyum dan setitik air diujung mata saat mendapati dua kertas ini masih tetap disini, ditasku bersama buku-buku yg dengan semangat aku beli dari toko buku kesayanganmu sebulan lalu, yaitu buku-buku soal latihan Try Out dan dongeng yg dulunya direncanakan untuk menemani malam- malammu nanti. Karena aku tak ingin mengganggumu dengan rutinitas pacaran kita, aku siapkan buku-buku tersebut untuk menemanimu tanya jawab, dan untuk mendongengimu, mengantarmu tidur dengan cerita-cerita luar angkasa, monster, ataupun dino, dengan harapan lelah pikirmu setelah belajar akan tergantikan. Dan lucunya aku sudah berencana membalik alur ceritanya, sehingga endingnya menjadi opening karena tahu bahwa nanti pastinya kamu sudah lelap duluan sebelum ceritanya selesai. Hehe.
Biarlah buku-buku ini kuhadiahkan untuk pangeran kecil, bersama melodi pengantar tidur tanpa lirik yg biasa kau alunkan sebagai hadiah yg sangat aku tunggu setiap harinya. Pagi ini, aku memainkan melodimu tersebut di sebelah pangeran kecil, dan sesuai dugaan, dia sangat menyukainya, tangisnya tak lama berangsur menjadi lelap.
Aku yakin kamu tahu bahwa aku sangat merindukanmu, tapi bila memang begini maumu, tak ada alasanku untuk menahanmu lagi. Tak akan ada dendam, sakit itu akan kusimpan rapat-rapat biar tak merepotkan.
Doaku: you can find someone better than me...
Syukurku karena sampai saat ini bumi masih menerima pijakan kaki dari seorang yg tengah berusaha untuk menopang tubuhnya sekuat tenaga.
Pagi ini sungguh istimewa. Pagi ini, dimana seharusnya dua tiket ini membawaku kesana untuk sekedar menyatakan bayang akanmu. Hahah, aku hanya mendapati senyum dan setitik air diujung mata saat mendapati dua kertas ini masih tetap disini, ditasku bersama buku-buku yg dengan semangat aku beli dari toko buku kesayanganmu sebulan lalu, yaitu buku-buku soal latihan Try Out dan dongeng yg dulunya direncanakan untuk menemani malam- malammu nanti. Karena aku tak ingin mengganggumu dengan rutinitas pacaran kita, aku siapkan buku-buku tersebut untuk menemanimu tanya jawab, dan untuk mendongengimu, mengantarmu tidur dengan cerita-cerita luar angkasa, monster, ataupun dino, dengan harapan lelah pikirmu setelah belajar akan tergantikan. Dan lucunya aku sudah berencana membalik alur ceritanya, sehingga endingnya menjadi opening karena tahu bahwa nanti pastinya kamu sudah lelap duluan sebelum ceritanya selesai. Hehe.
Biarlah buku-buku ini kuhadiahkan untuk pangeran kecil, bersama melodi pengantar tidur tanpa lirik yg biasa kau alunkan sebagai hadiah yg sangat aku tunggu setiap harinya. Pagi ini, aku memainkan melodimu tersebut di sebelah pangeran kecil, dan sesuai dugaan, dia sangat menyukainya, tangisnya tak lama berangsur menjadi lelap.
Aku yakin kamu tahu bahwa aku sangat merindukanmu, tapi bila memang begini maumu, tak ada alasanku untuk menahanmu lagi. Tak akan ada dendam, sakit itu akan kusimpan rapat-rapat biar tak merepotkan.
Doaku: you can find someone better than me...
Minggu, 01 Januari 2012
And Tomorrow may Rain, so I'll Follow the Sun
Entah bagaimana cara melabuhkan rinduku ini.
Entah bagaimana cara mengungkapkan sayang ini.
Semuanya berteriak, gusar, marah mencari tambatannya.
Kau!
Apa kau tak merasakannya juga?
Apa kau benar- benar ingin aku bunuh rasaku?
Kau!
Apa tak ada sesal jika aku putuskan untuk benar- benar meninggalkanmu?
Apa tak ada sedikitpun keinginan menahanku?
Perlahan tapi pasti kulepas sayap- sayap yg telah dititipkan malaikat untuk merengkuhmu sepanjang waktu.
Perlahan kuacuhkan sakitku.
Perlahan kukeringkan mataku.
Kau... melangkahlah dengan pasti...
Tak perlu kau putar pandangan ke belakang.
Biarlah aku yg bermandikan hujan ini dengan setia menikmati rasa yg kau beri di tiap langkah kepergianmu, cintaku.
Jika telingamu terlalu suci untuk mendengar kata cinta yg terlontar dari mulut kotorku, akan kutelan sendiri ungkapan rasa ini, dan akan kuhabisi bersama alunan gerimis.
Entah bagaimana cara mengungkapkan sayang ini.
Semuanya berteriak, gusar, marah mencari tambatannya.
Kau!
Apa kau tak merasakannya juga?
Apa kau benar- benar ingin aku bunuh rasaku?
Kau!
Apa tak ada sesal jika aku putuskan untuk benar- benar meninggalkanmu?
Apa tak ada sedikitpun keinginan menahanku?
Perlahan tapi pasti kulepas sayap- sayap yg telah dititipkan malaikat untuk merengkuhmu sepanjang waktu.
Perlahan kuacuhkan sakitku.
Perlahan kukeringkan mataku.
Kau... melangkahlah dengan pasti...
Tak perlu kau putar pandangan ke belakang.
Biarlah aku yg bermandikan hujan ini dengan setia menikmati rasa yg kau beri di tiap langkah kepergianmu, cintaku.
Jika telingamu terlalu suci untuk mendengar kata cinta yg terlontar dari mulut kotorku, akan kutelan sendiri ungkapan rasa ini, dan akan kuhabisi bersama alunan gerimis.
Langganan:
Postingan (Atom)