Kamis, 06 Oktober 2011

Haniiinn

sudah lama aku ingin menulis, melabuhkan segala isi hati ke haribaan samudra sketsaku..
menarikan jari2ku memanggil suara hatimu untuk meramu rasa bersamaku..

haniiiinn.. setiap pandang tersemat di retina, setiap hembus membelai indera peraba, begitupun keempat indera lain yg kupunya....selalu kamu.. bukan banding yg kusanding di pikirku.. aku hanya telah terlanjur mensubstitusi segala kenyamanan dengan 'kamu'..
berdosalah aku yg terlanjur memujamu..mengagungkan di sempitnya ruang hatiku yg penuh sesak dengan pesonamu..

ketakutan terbesarku adalah kamu memaksaku mensubstitusikan apa yg sudah sangat akrab melekat bersama hekta inderaku ini dengan sesuatu yg lain yg tentu membuatku sekarat tertatih mengais subsidi lahir batin sebagai kekuatanku meniti waktu..

ketakutanku yg lain adalah aku tak pernah bisa benar2 tega mencegahmu, menahanmu untuk tetap disampingku, mengiyakan semua harapku, dan menegakkanku yg tak jarang terpuruk hampir mati dalam keputusasaan dan kelemahan..

semampuku..itulah yg aku ikrarkan dalam batin sunyi penuh kasihmu yg tak pernah kubiarkan terusik sedikitpun oleh apapun dan siapapun..

haniiiinn..tetaplah menjadi peredam ketakutanku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar